Monday, January 17, 2011

How to train a Dad?


Bukan dragon!

Karena makhluk yang satu ini lebih liar dr naga, lebih beracun dari bisa manapun, lebih gak bermoral dari seekor naga, lebih mudah mengeluarkan api beracun, lebih mudah mengamuk, lebih sakit jiwa, lebih hina, lebih kasar, dan lebih mudah meledak.

Kalau sudah tidak bisa diajak bicara (masa naga diajak bicara?) Anda boleh melakukan kekerasan, sedikit membentak, dan menggunakan pecut, atau kalo ga punya, ikat pinggang bekas miliknya juga bisa. Tapi hati2, bisa2 dia balik mengejar lewat belakang.

Walaupun ajaran agama memerintahkan untuk berkasih sayang sama makhluk ini, tapi, kembali pada akal logika, sayangkah makhluk ini pada pada anda? Jika tidak, buat apa? Obatnya? Okay, yang sederhana dan sedikit temporary adalah, masukan satu botol in*to (obat tetes mata) pada minuman paginya, maka ia akan dibuat terlelap sedikit lebih lama. Dan itu akan membuat anda kembali tenang, sementara. Tapi jika anda sudah tidak kuat, boleh lah sedikit masukan tanaman beracun pada makanannya *ketawa setan*. Dipastikan makhluk tersebut akan tidur dengan tenang, anda pun tenang, tapi anda akan dikejar perasaan berdosa yang sangat besar. Ingat itu kawan.

Jika hewan,ups, maksud saya makhluk ini selain mengganggu anda, juga mengganggu orang2 yang anda cintai di sekitar anda, maka berikan ia peringatan pertama, bahasa resminya ya SP 1 lah, jeda antara SP1 dan SP2 bisa diberi waktu 3 hari, jika masih berulah yang meresahkan orang-orang sekitar, apalagi ibu anda, saatnya mengeluarkan SP3, pecat saja, usir, apapun itu, tapi ingat, hal ini hanya berlaku untuk makhluk yang masih segar dan kuat, untuk yang sudah tidak berdaya, sekarat, biarkan itu menjadi urusan Tuhan.

Demikian, sedikit tips dari saya.
Semoga berhasil kawan


Noted : tips ini hanya untuk "dragon" yang sakit, jangan diaplikasikan untuk naga yang sehat, apalagi jinak,ok.

Cawang highway
18Jan'11
Sent from my Indosat BlackBerry®

3 komentar:

arifnur said...

sebegitu hebatnya berimajinasi HATRED or Hate... tak ditemui family value lg.
emosi apa suara hati ya....:)
kalo marah bilang sj pd tuhan...
tuhan akan mendengar itu
apalagi diluapkan di ujung akhir malam, wah...
pasti seru deh, di situ ada gelap dan ad terang
biasanya ada cahaya yg muncul, setelah dipelototi hilang lg..
tak lama kemudian sprt kilauan mutiara dinampakan
penasaran pengin menyentuh, di raihlah
tp percuma sj, kilauan itu mjd gelap..
mengadu lg ke Tuhan..
yg ini beda lg, di pejamkan mata
muncul kegelapan yg sgt menyeramkan, tp disekelilingnya ada titik2 putih yg aneh..
tp tak tahu itu...
hingga tak lama kemudian terdengar seorang membaca qalam Illahi,
di sini br menyadar,
bahwa disekeliling kegelapan itu, msh ada kemulian hati jika diri ini selalu menghadirkan Tuhan di hati wlw dlm keadaan apapun...

Anonymous said...

Komentar yang benar-benar menyejukan hati :) terima kasih, hal demikian hanya ada dalam imajinasi saya, bisa dibayangkan kah jika itu merupakan kenyataan? Jangan pernah bayangkan yah arif, bahaya!

Erik said...

Ehhmmmm... :)

Im not Afraid to waLk aLone, there's always Allah with me :)